Antara banyak benda ku banyak berborak tentang makan, dan paling buruk adalah buruk lantak, main tibai apa je benda nak makan. Tak kisah halal haram tu dah satu hal, tak kisah bagaimana cara penyediaan makanan tu disediakan pun satu hal lain, tak lagi kisah sumber untuk beli makanan tu. Tu pasal sekarang banyak penyakit mendapat, bukan penyakit fizikal je, membawak ke penyakit tak nampak dek mata ni akibat buruk lantak bab makan.
Ku bagitahu partner, betullah dalam banyak-banyak bab tahan nafsu, rasanya bab makan ku paling lemah, lembik lutut, tekak, hawa nafsu paling tak boleh nak menahan untuk dari tahan makan. Dari makan tu jugak membawa ke hawa nafsu yang lainnya. Ni tak cakap kat orang lain lah, ni bercakap tang diri sendiri je, maklumlah diri ni lagi banyak buruk nak dibandingkan orang lain. Bab nak telan air bergula pun kadang datang time teringat, tertelan juga akhirnya walaupun sekali, bab gula ni entahla, diri sendiri pun banyak cari gali bab ilmu, nak amalnya bukan kaleng-kaleng, berhuhuu sendiri. Moga Allah kasi kekuatan geng-geng keto kat daku sebanyak mungkin tempias kasi betul-betul kental nak buang addict dalam kepala tu, amin.
Dalam banyak-banyak motivasi diri dalaman yang ku salute dan amat respect adalah orang yang berusaha jaga pemakanan untuk terus sihat. Yang berusaha turunkan berat badan, motivasi nak turunkan berat badan ni bukan mudah ye, kalau bab sembang insyaallah kita semua menang, tapi bab buat tindakan tak ramai yang mampu terus istiqamah, macam dakulah, elok turun 5kg, terus rasa bangga, menketadarah tak ingat hari esok, naik pulak, sejenis tertipu daya dengan hawa nafsu makan je, Allah, sadisnya wehh. Nak cakapnya bab hawa nafsu makan ni bukan mudah nak lawan dan istiqamah melainkan inner motivate sangat tinggi.
Betullah, Nabi Adam kita pun kalah dek hawa nafsu makan, termakan buah Khuldi. Nampak macam cikai je bab nafsu makan ni ye, tapi impaknya berat sangat, asbab tu juga Nabi kita keluar dari Syurga Allah, so kita kat dunia ni, yang buruk lantak setiap hari macam manalah impaknya ye? Ku tak pelik pun bila ramai influencer degil, ego, buat teruskan je bila ramai yang mula tegur bab makan syubhah, halal haram dipersoalkan, sebab makan benda tak jelas statusnya impak sangatlah tidak baik untuk kita untuk umat Islam. Mohlerr ambil peringatan sama-sama bila kita dok makan benda cemtu apa jadi dengan kita.
Islam memudahkan syariat yang harus dilaksanakan oleh umatnya termasuk menghalalkan segala makanan dan minuman yang memberikan manfaat bagi kesehatan dan keberlangsungan hidup manusia (baca fungsi agama dalam kehidupan manusia dan fungsi iman kepqada Allah SWT). Demikian juga Allah SWT melarang umatnya untuk mengkonsumsi makanan haram dan minuman yang haram karena mudharatnya lebih besar daripada manfaatnya (baca : makanan haram ).
Selain itu manusia terutama umat muslim harus menghindari makanan dan minuman ini untuk menja kesucian hati dan kebaikan jiwa manusia itu sendiri. Sebagaimana Rasulullah SWT pernah bersabda bahwa jika tumbuh daging dalam tubuh manusia yang berasal dari makanan yang haram maka baginya adalah neraka. Dan Allah SWt juga selalu memerintahkan umatnya untuk senantiasa memakan makanan yang halal sebagaimana disebutkan dalam ayat berikut ini
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.(QS Albaqarah 168)
Definisi Makanan Haram
Makanan haram adalah makanan yang dilarang dikonsumsi oleh umat islam dan dapat digolongkan dalam dua golongan utama yakni kerana dzatnya maupun karena suatu kondisi. Adapun makanan haram ini disebutkan dalam firman Allah SWT ayat berikut ini
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan.
Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al Maidah ayat 3)
Jenis Makanan Haram
Makanan yang haram dalam Islam digolongkan dalam dua jenis utama yakni ;
Haram karena dzat atau asalnya termasuk seperti yang disebutkan dalam ayat sebelumnya yakni darah, bangkai, daging babi, khamr, anjing, keledai, binatang buas dan lain sebagainya.
Haram karena suatu kondisi atau sebab tertentu meskipun zat asalnya adalah halal. Misalnya saja makanan yang didapat dengan cara mencuri, menipu, makanan yang disajikan sesajen atau persembahan perdukunan (baca syirik dalam islam), maupun makanan yang ada dalam acara yang tidak sesuai dengan syariat islam misalnya bid’ah. Mengkonsumsi makanan seperti ini haram hukumnya.(baca juga cara taubat nasuha menurut islam)
Akibat Makan Makanan Haram
Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa Allah mengharamkan makanan yang membawa dampak buruk bagi kesehatan manusia. Diantara akibat makan makanan haram tersebut antara lain :
Doa-doanya tidak dikabulkan
Seseorang yang memakan makanan haram doa-doanya tidak didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT. Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah SAW berikut ini (baca penyebab doa tidak dikabulkan Allah)
Rasulullah bersabda, “Seorang lelaki melakukan perjalanan jauh rambutnya kusut, mukanya berdebu menengadahkan kedua tangannya ke langit dan mengatakan, “Wahai Rabbku! Wahai Rabbku! Padahal makanannya haram dan mulutnya disuapkan dengan yang haram maka bagaimanakah akan diterimanya doa itu?” (HR Muslim)
Merusak hati dan akalnya
Makanan yang haram dapat mempengaruhi hati dan pikiran seseorang. Jika seseorang memakan makanan yang baik atau makanan halal maka hatinya juga dapat menjadi baik dan sebaliknya jika memakan makanan haram hati seseorang dapat tercemari dan hal ini juga mempengaruhi kekhusukan dalam beribadah termasuk dalam shalat (baca shalat wajib, shalat sunnah dan shalat tasbih ) . Makanan yang haram juga dapat mengeraskan hati seseorang sehingga tidak mampu melihat kesusahan orang lain dan enggan membantunya. (baca cara meningkatkan akhlak terpuji)
Amalan tidak diterima
Siapapun umat islam yang memakan makanan yang haram maka amal ibadahnya tidak diterima Allah SWT dalam waktu empat puluh hari seperti yang disebutkan dalam hadits berikut ini (baca penyebab amal ibadah ditolak dalam islam)
Ibnu Abbas berkata bahwa Sa’ad bin Abi Waqash berkata kepada Nabi Muhammad SAW, “ Ya Rasulullah, doakanlah aku agar menjadi orang yang dikabulkan doa-doanya oleh Allah”. Apa jawaban Rasulullah, “Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan doanya. Dan demi jiwaku yang ada di tangan-Nya sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima amalnya selama 40 hari dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari hasil menipu dan riba, maka neraka lebih layak untuknya” (HR. At-Thabrani)
Makanan haram membawa ke nereka
Makanan haram yang dimakan oleh seseorang akan berubah menjadi daging dan daging tersebut dapat membawa seseorang ke neraka sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW tentang mereka yang memakan makana haram berikut ini
“Tidaklah tumbuh daging dari makanan haram kecuali neraka lebih utama untuknya” (HR. At Tirmidzi)
Mengurangi iman dalam hatinya
Mengkonsumsi makanan haram tidak hanya berdampak pada hati dan akalnya tetapi juga pada keimanannya. Makanan dan minuman haram dapat mengurangi iman seseorang dan mengganggu ibadahnya sebagaimana hadits tentang peminum khamr berikut ini (baca minuman keras dalam islam)
“Tidaklah peminum khamr, ketika ia meminum khamr termasuk seorang mukmin” (HR Bukhari dan Muslim)
Rusaknya keturunan
Seseorang yang memberi anaknya makan dengan makanan haram tidak akan mendapatkan kebaikan, sebaliknya makanan haram tersebut dapat merusak akhlak dan kebaikan yang ada pada diri anak. Inilah kenapa orangtua yang memberikan makanan haram pada anaknya seringkali memiliki anak yang susah diatur dan cenderung membangkang. (baca mendidik anak dalam islam sejak dini dan cara mendidik anak yang baik menurut islam)
Menzalimi diri sendiri
Makanan yang diharamkan oleh Allah SWt mengandung mudharat atau keburukan bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia seperti mengkonsumsi daging babi yang dapat menyebabkan penyakit cacing pita maupun alkohol yang dapat merusak organ hati dan organ tubuh lainnya.
Akibat makan makanan haram sangatlah tidak baik dan oleh sebab itu sebagai umat muslim kita harus senantiasa memakan makanan yang halal dan memberikan anak-anak kita makanan dari rezeki yang halal. Semoga bermanfaat. Kredit:dalamislam.com
Moga kita terus ingat memperingati tentang benda nampak mudah, tapi jangan dipermudah-mudahkan. Mungkin ujian untuk kita semua bila mana kita terlalu bermewah dan kaya dengan hasil makanan, maka kita tidak menjaga apa yang masuk ke dalam perut kita. Akibat terlalu banyak pilihan, terlalu banyak makanan, kita memandang remeh segala sumber makanan kita makanan, moga Allah ampuni kita semua di atas khilaf kita selama ni. Buruk lantak bab makan ni, tak beringat-ingat memang banyak penyakit fizikal pun menunggu. Hmmm.
Sedih plak baca sharing atau POV tentang surirumah yang rasa kosong, kosongggg, tak tau nak fikir apa, buat apa pun rasa kosong, rutin penuh pun rasa kosong. Rasa kosong dari restless aktiviti harian. Tambah lagi kalau yang pernah bekerja, tukar rutin drastik. Ramai yang shocking mental, fizikal, emosi sampai terbeban, ramai juga yang rasa lebih freedom, dan bermacam ragam lagilah.
Know what? Sebagai surirumah sepanjang dua belas tahun, I adore so much my nenda, opah and such beautiful strong mothers icon outhere yang berjuang setiap hari membesarkan dan mendidik anak tambah lagi tanpa suami disisi, sama ada bercerai mati/hidup. Ku bersyukur ku punya someone yang menanggung nafkah sepenuhnya, helper in house chores, dan sepanjang ups downs as full-time housewife, he the one know and understand the real struggle. Sebab tu orang yang dah alami kehilangan, they lost half of them, real lost, sebab separuh diri, hati, gone!
Kalau nak ingatkan bab penat anak-anak fasa umur baru lahir ke umur empat atau lima tahun, memang penat gila, tambah yang berderet macam daku ni, memang penat takleh bincang, tambah lagi masa mengandung, asal suami balik, air mata turun, sebab penat dah tak boleh describe, nak bebel pun tak larat, apatah lagi nak cerita the whole day yang dilalui. Air mata jelah ceritanya, either tersesak-esak, turun senyap-senyap tu jelah tahap nak cerita penatnya, hehe.
Sampai tahap penat tu, ku dah tune dalam pemikiran nak lari dari rumah tinggalkan anak-anak. Punya dasyat bab penat tu, ku execute plan nak lari dari rumah tidur, rehat kat hotel. Tapi anak menyusu wehh?! Macam mana? Fikir lagi, okay bawak yang masih bertempek ni aje, then anak-anak lain dah pandai urus diri, dan boleh tengokkan yang kecik tu. Makanan masak siap-siap, takdelah anak-anak lapar nanti, kurang-kurang laki balik kerja tengok bini hilang, boleh makan kenyang-kenyang, then sambung call cari bini, yang tak angkat atau dah off telefon. Tu pun kalau perasan bini takde.
Bab bini plak sempat lagi fikir cemtu ye penat-penat pastu nak larikan diri pun, fikir lagi perut anak-anak, suami. Takpe teruskan plan, cakap kat anak-anak mama nak keluar cari barang, nanti makan kalau lapar. Teruskan rancangan, mesej suami, nak keluar, dapat izin, terus on. Off telefon teruskan gerak ke hotel. Alhamdulillah sampai hotel terus check in, wallah! Heaven, anak susu cap gantung dia tahu nak main ja, sorang pun takde masalah. Settle. Boleh lelap dengan aman, takde siapa kacau. Ermm...tik tok tik tokk,jam terus bergerak.
Sampai waktu suami balik kerja. Mana mama? Entah mama cakap nak keluar sekejap je, tak balik-balik lagi. Suami cuba call, berkali-kali tak masuk line. Mula gelisah, bermacam timbul dalam fikiran minda, risau kemalangan, kena rompak, kena pedajal dek manusia yang lebih pada hantu. Mula risau, nak report polis tak cukup 24jam. Cuba call lagi. Tetap tak boleh. Macam mana ni? Nak call bagitahu mak ayah kat kampung? Kang pengsan orang tua. Terkejut. Takpe, cuba settle dulu. Cari kawasan sekitar. Terus keluar dengan anak-anak cari.
Bini plak dok fikir macam yang suami buat, panjang punya fikir kalau suami terjumpa kereta park kat hotel, naik cari dan marah-marah macam mana? Huuh, nasib baik ada parking special, pasti tak jumpa kereta. Selamat! I hope they'll not find me. Begitulah dalam pemikiran. Terlelap. Tersedar bila anak nak menyusu. Lihat sekeliling, kosong. Datang menerjah memori tika suami balik kerja pasti ada sesuatu ditangan, sesimple ais cream cornetto, bilangan ais krim termasuk untuk mama sekali. Kadang-kadang sekotak coklat, pun termasuk untuk mama sekali. Comel.
Tersenyum dengan perbuatan cute si ayah untuk anak-anak termasuk mama. Dalam pada berpenat ada yang membahagiakan, cuba menutup mata kesekian kalinya. Datang pula memori anak-anak, mama boleh masak ke hari ni? Nak makan apa? Harraz dah kemas sinki, nak tolong mama masak boleh? Sambil tangan depa dah mula sibuk keluarkan makanan dari freezer. Goreng sendiri apa yang patut. Mama tahu tak?! meneruskan tadah telinga cerita anak-anak hari yang mereka lalui di sekolah. Kadang-kadang terkekek-kekek ketawa dengan cerita mereka.
Sedihla pula terbayang anak ternanti-nanti mama, tertanya-tanya mana mama? Nak balik ke atau teruskan stay di hotel tanpa sebarang gangguan ni. Ahh, lantaklah, tidur lagi bagus, lelap. Kelam gelap lena.
Mama! Mama! Nak bawak bekal nasi goreng boleh? Ooh, bangun dan lihat jam dah subuh dah. Masyaallah, astaghfirullah khayalan sampai tertidur. Begitulah. Penat-penat kita mampu berkhayal saja, ahahaha. Dah pi buat kerja nuh. Nanti ku sambung bab kosong ni how i'm deal with it. Banyak kosong kosong bab duit ni best, banyak kosong bab perasaan, emosi, jiwa ni jangan terikut-ikut sangat. Ikut hati mati.
"Nanti besar Hawaa nak jadi macam mama, duduk kat rumah, best!" berdekahh ku dengar, comel sangat impian anakanda, okay mama doakan. Mama tanya sebab apa? Sebab boleh tidur lama sikit, kahkah, sabor jelah. Depa dah lupa time depa kecik-kecik agaknya apa depa buat dengan tidur mama, and still now....
Naiff betul anak-anak.
Time hujung hujung bulan ni lah tekak nak makan sedap, teringin macam-macam, tapi sebagai orang yang dah faham diri sendiri, simpan lauk-lauk best yang beli awal bulan, guna akhir bulan,masak lauk best-best, ahahaha. Yelah tak semua orang terutama orang perempuan faham diri sendiri kan? Adalah once in a while, tapi takde lah selalu peel tak faham diri ni datang. Situasi macam ni lah, tak semua orang faham, so kita dah faham, apply je supaya hati senang.
Sesekali nak makan, paling teringin nak makan kat Suwarin Jinda lah, penuh dengan senarai makanan dan puas hati makanan ala Thai kat sana, tapi tak berkesempatan pergi lagi walaupun banyak kali balik kampung, sebab ada benda yang lagi penting nak layan bila balik kampung. Ulang alik pergi dan balik serta bergilir rumah mak ayah sendiri dan rumah pun dah makan masa banyak mana dah. Orang kata bertuah bila kahwin satu negeri, senang nak balik rumah mak ayah, tak jugak rupanya, masa banyak habis atas jalan je mengkome, melainkan rumah besan sebelah sebelah, lagi haru rasanya penangan dia tu. Nak balik kampung masa raya tak tau camne depa arrange, hahaha. Daku yang perjalanan sejam ni pun huru hara bila balik kampung nak settle bab giliran.
Bila sebut makanan Thai, ramai yang suka dan ramai yang tak boleh tolak dari makan menu masakan ala thai ni. Kalau bab makanan goreng-goreng, kedai Thai ni menjadi pilihan, betul tak? Daku kalau bab buat makanan Thai tak berapa pandai lagi nak bagi 'sampai' dia punya rasa tu, tapi boleh lah nak buat ghaso-ghaso bila rasa nak makan. Sekarang pun lagilah berbaloi masak sendiri je set makan malam ala thai (kuah tomyam campur, ayam masak halia, telur dadar/telur bungkus, kangkung/kailan ikan masin, daging masak merah) bolehlah buat, kalau bab nasi goreng ku sanggup order kedai je, sebab tak pandai buat telur pattaya, entah macam mana tak lulus sampai sekarang, ahaha, dari ku rentan tengok telur pataya jadi telur hancur, baik order kat kedai je, sekali sekala apa salahnya, kihkih.
Disebabkan banyak lalulintas menu suwarin jinda, maka take effort buat sendiri pasal tekak nak makan. Kalau bab makan ni entahlah, beria je kenmain cuba penuhi perut, selera, sampai puas hati, nafsu makan tu kan? Kira dan-dan je boleh usaha cari bahan nak masak, habiskan masa berpeluh bagai untuk siapkan menu. Kalau ikut hati, memang kena makan kat kedailah baru feel, suasana tu penting, tambah lagi Suwarin Jinda ni ramai dah cakap sedapnya konsisten, so entah bila boleh sampainya kat sana, kita layan dulu selera tekak nak makan ala-ala ni buat lepas teringin. Tak gitu.
Jangan jadikan semangat kita bermusim..Saya masih ingat ketika serangan Isrá.èll tahun 2014,Rakyat muslim malaysia sangat bersemangatHingga masuk berita ada kedai fast food pecah cermin dibaling batu..Punya marah orang kita.Sampai jenama fastfood ni terpaksa merayu jangan diperlakukan begituRamai orang melayu kerja cari makan disituTak beberapa bulan kemudian,saya pulang kampung dan lalu bedekatan dengan kedai fasfood yang pernah dipecahkan cermin tu.Punyalah panjang kereta nak drive-tru untuk beli makanan..Dalam kedai pun penuh dengan orang beratur.Sampai anak saya hairan dan bertanya 'kenapa jadi macam ni mak?'Inilah semangat bermusim orang IslamKetika Páléstiñé diserang, kita geram, marah dan menangisKemudian kita lupa dan kembali alpa..Sayang ..seribu kali sayang..Tiada cara lain untuk semangat kita kekal istiqamah sokong Pálés.tiiñé kecuali tips ni:(saya olah dari guru Al Quran saya Ustaz Syaari Ab Rahman)1) Tadabbur Al Quran-Belek tafsir ayat-ayat yang berkaitan dengan Yahu.di dan Bani I=srael. Tak faham tanya guru.Sebarkan kefahaman tu.2)Belajar syarah hadis fitan(hadis akhir zaman) melalui kefahaman guru-guru yang mursyid. Guru yang jelas manhaj akidah mereka.Sebarkan kefahaman kita.3)Kaji fakta sejarah mengenai pembukaan kota Ba.itu.l Ma.qdîs melalui Umar al Khattab dan Salahuddin al Ayyubi. Studi pasal Hari Nákba. Sebarkan kefahaman itu.4) Derma melalui badan-badan yang diiktiraf. Dan istiqamahlah menyumbang. Jangan hanya ketika berlaku krisis saja.5)Bacakan Qunut NAzilah dan tujukan buat golongan laknatullah ni.6) Point ni pendapat saya sendiri. Saya ingatkan diri saya untuk terus menjaga adab ketika berjihad menjadi 'bawang ranger' di FB kerana dunia sedang memerhatikan ahlak Muslim Malaysia.Tiada siapa yang mahu membaca kita mencarut/memaki di komen.Tapi inshaAllah ada yang akan membaca jika kita menulis fakta dan ulasan bernas dalam komen. Ulasan yang tenang mampu membuat pembaca lain berfikir sejenak.Ingat ada golongan 'atas pagar' yang mencari kebenaran.Sungguh, apa yang berlaku hari ini adalah kebangkitan umat Islam seluruh dunia dan satu petanda yang bagus.Kita terus berdoa semoga Allah An Naseer memberi pertolongan buat setiap muslim yang sedang berjuangDan semoga Allah beri kita kekuatan dan petunjuk untuk terus semangat sokong pembebasan masjidî.l Aq.sáAllahuma AmeenKredit: Siti Aminah Sulaiman
BERITA GEMBIRA MASA DEPAN PALESTIN DARI AYAT 7 SURAH AL-ISRA’إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لأَنفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوؤُواْ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُواْ الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُواْ مَا عَلَوْا تَتْبِيرًاTerjemahan : Jika kamu (Bani Israil) berbuat kebaikan, (maka faedah) kebaikan yang kamu lakukan adalah untuk diri kamu; dan jika kamu berbuat kejahatan, maka (kesannya yang buruk) berbalik kepada diri kamu juga. Oleh itu, apabila sampai masa janji (membalas perbuatan derhaka kamu) kali kedua, (Kami datangkan musuh-musuh kamu) untuk memuramkan muka kamu (dengan penghinaan dan keganasannya); dan untuk memasuki masjid (al-Aqsa di BaitulMaqdis) sebagaimana mereka telah memasukinya pada kali yang pertama; dan untuk menghancurkan apa sahaja yang mereka telah kuasai, dengan sehancur-hancurnya. (Al-Israa', 17 : 7)“Sesungguhnya pembukaan Masjidil Aqsa yang pertama semasa peristiwa al-Isra’ ialah pembukaan rohani oleh Rasulullah SAW sendiri. Ia pembukaan simbolik pada kekuatan baru dakwah Islam. Pembukaan pada zaman Khalifah Umar pula ialah simbolik kekuatan politik dan ketenteraan Muslimin pada waktu itu. Manakala pembukaan terakhir yang akan berlaku kelak akan disusuli dengan kemusnahan total segala apa yang dibina dan diasaskan Yahudi dengan dasar kesombongan dan kerosakan. Ia adalah kehancuran seluruh kekuatan politik, kekuatan ketenteraan dan kekuatan ekonomi mereka.” (Dr. Ahmad Nawfal, Tafsir Surah al Isra’, hal 193)“Pada ayat ini terdapat khabar gembira bahawa kaum Muslimin akan kembali berkuasa di Palestin. Hal ini hanya akan terjadi apabila kaum Muslimin kembali memiliki kesedaran untuk kembali kepada manhaj Islam dan jalan yang lurus. Kita akan memasuki Masjidil Aqsa kali kedua apabila kita masuk sepenuhnya ke dalam manhaj Tuhan kita selepas kita terkeluar darinya. Kemasukan kedua ini merupakan kemasukan terakhir dan Yahudi tidak akan kembali mendapat kemenangan sama sekali.” (Tafsir Al-Sya’rawi, Jilid 8, terjemahan Duta Azhar, hal 36-38)“‘Al-Karrah’ ialah tertegaknya negara untuk mereka. Ini disusuli dengan ‘al-Amwal’ iaitu kekuasaan mereka ke atas sektor ekonomi manusia. ‘Al-Banin’ ialah anak-anak mereka sebagai bala tentera yang memerangi tanpa seorang pun terkecuali. Saudaraku, inilah berita gembira dari al-Quran bahawa Dia sendiri akan mengutuskan hamba-hamba-Nya yang pokok-pokok dan batu-batu sendiri akan membantu mereka memberitahu lokasi persembunyian Yahudi.” (Dr. Fadhl Hasan Abbas, Tafsir al Quran al Majid, juzuk 3, hal 1242)“Kita benar-benar hidup pada zaman Allah memberikan ‘al-Karrah’ iaitu kelebihan harta, anak pinak dan sokongan dunia kepada Yahudi Bani Israil. Namun apabila berlaku janji kedua dan terakhir dari Tuhan, Allah akan mendatangkan pejuang pembebasan yang mempunyai senjata yang tidak pernah wujud semasa janji pertama, kekuatan yang ada pada kumpulan ini menyebabkan mereka tidak akan tunduk sama sekali kepada mana-mana negara besar atau bangsa-bangsa bersatu.” (Prof. Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar, Waliyutabbiruu Ma ‘Alaw Tatbira, Hal 166-167)“Pada ayat ini adanya berita gembira - insha-Allah - bahawa kaum muslimin akan membuka masjidil Aqsa dan membenarkan janji Allah. Inilah yang termaktub dalam kitab Taurat mereka sendiri sebelum ia termaktub dalam al-Quran dan al-Sunnah. Kita mengharapkan detik itu berlaku sebelum kita mati. Detik Allah mengumpulkan kesemua Yahudi itu di sekitar Baitulmaqdis untuk menjadi penamat kehidupan mereka yang sudah melampau batasan akal itu sendiri dalam permusuhan ke atas kaum Muslimin.” (Tafsir al-Nabulsi, Dr Muhammad Ratib al-Nabulsi, jilid 5, hal 201)“Kumpulan pertama sudah dihantar oleh Rasulullah. Kita sedang menanti kumpulan kedua yang akan merealisasikan “al-wa’du al-akhir” yang akan dibangkitkan dari kalangan wali-wali Allah. Mereka dibangkitkan dari tidur lena dan kematian yang sementara seperti ‘matinya’ orang yang tidur. Kebangkitan mereka mengejutkan Bani Israel dan penyokong mereka berubah wajah menjadi pucat. Akan tiba harinya, umat Islam akan masuk ke Masjidil Aqsa sebagai orang yang merealisasikan janji Allah SWT dan membersihkan kotoran yang ditinggalkan oleh Zionis. Mereka akan masuk ke dalam masjid seperti orang-orang terdahulu dalam kalangan sahabat yang telah masuk ke dalamnya.” (Dr Usamah Fathi Abu Bakar, Hamba Kepada Tuhannya ; Intipati Tadabbur Surah al-Isra’, terjemahan Ahmad Akram Mahmad Robbi)“Peperangan kaum Muslimin dengan Yahudi di akhir zaman berlaku dalam dua marhalah. Marhalah pertama dibicarakan oleh surah al Isra’ iaitu hancurnya bangunan-bangunan kemegahan mereka di Baitulmaqdis dan hilangnya seluruh kerosakan yang mereka lakukan, menjadilah mereka kaum yang hina dan lemah. Marhalah kedua menyempurnakan marhalah yang pertama berlaku di hujung usia dunia sebelum kedatangan Kiamat. Ia disempurnakan oleh Isa bin Maryam AS yang akan membunuh Dajjal dan 70,000 Yahudi Asbahan.” (Dr Solah Abdul Fattah al Khalidi, Haqaiq Quraniyyah Hawla al-Qadhiyyah al-Filisthiniyyah, hal 158)Berita gembira ini tidak seharusnya disambut dengan angan-angan dan goyang kaki. Ada kerja perlu dibuat untuk menjemput kemenangan itu. Surah al-Isra’ bukan hanya ayat 7 atau helaian pertama sahaja. Surah ini mengandungi 111 ayat kesemuanya. Bacalah agar kita mengetahui pelan bertindak untuk mencapai janji Allah SWT kemenangan yang telah diumumkan berkenaan.Wallahu a’lamKredit: Syaari Ab Rahman2 Syawal 1442 H





Top Social