Dalam banyak-banyak bab malas, bab malas yang ni lah paling menyedihkan diri sendiri, bukan kata kat orang, ni post until diri sendiri sebab dalam kategori pemalas juga dalam bab ibadah. Bila banyak malas yang ni orang kata takde benda lain kena buat melainkan diri yang kena paksa diri, paksa diri tutup aurat, paksa diri rajin ibadah. So antara tips yang daku jumpa untuk buang rasa malas ni
1. Banyak-banyak istigfar, memohon ampun dan minta pertolongan ALLAH agar hati slalu dibukakan hidayah dan diperlembut untuk slalu senang mengerjakan ketaatan.
2. Paksakan ibadah. Setiap kali malas dan menunda-nunda beribadah, ingat sesuatuu hal "andai aku mati dalam keadaan seperti ini, bekal apa yang aku punya?" .
.
3. Jangan pernahh jauh jauh dari Al-Qur'an. Jangan pernah lupa baca Al-Qur'an, walau hanya satu lembar dalam sehari.
4. Carilah lingkungan yang bisa mendekatkan diri kepada ALLAH. Lingkungan yang membawa kepada kebaikan. Ikuti majelis ilmu, jangan tinggalkan kajian.
5. Jangan merasa diri telah berilmu. Karna akan menimbulkan penyakit ujub hingga malas beribadah dan menuntut ilmu. Ujub penyakit yang berbahaya. Review kembali kajian yang pernah diikuti. Murajaah ilmu-ilmu yang pernah dipelajari.
6. Carilah teman yang shalihah, teman yang bisa diajak diskusi perihal ilmu agama. Teman yang bisa saling mengingatkan dan merangkul.
7. Perbanyak dzikir, dan amalan sunnah laiinya. Jika susah, paksakan. In syaa ALLAH, nanti akan terbiasa. Dan sedih jika tertinggal.
8. Tinggalkan Musik (berusaha kurangkan dengar dalam sehari, hadkan masa, sepergi hadkan masa screening time)
9. Paksakan.. Paksakan.. dan Paksakanlah hati dan diri kita untuk beribadah pun menuntut ilmu. Sekuat syaitan menggoda, jauh lebih kuat
lagi kita mengelak dan melawan futur tersebut.
#Barakallahufiikum
Alhamdulillah permulaan bulan Oktober ni aku just ingatkan diri sendiri sebagai seorang muslimah, anak, isteri, ibu kepada anak-anak. Perhati sekeliling yang berlaku hari hari, banyak perkara yang menyeram, menakutkan kita sebagai ibu bapa, berusahalah baiki diri kerana setiap dari kita adalah pemimpin, pemimpin diri sendiri, pemimpin keluarga, pemimpin anak-anak, pemimpin organisasi etc. Semuanya bermula dari sekecil-kecil pimpinan. Ingat lagi ada dalam salah satu entry, aku pernah bagitahu anak-anak zaman sekarang rapuh kat dalam, jadi bagaimana kita as parents nak kukuhkan yang kat dalam tu, tak degihhh, ada prinsip agama dan hidup dalam menjalani kehidupan seharian. Ini semua cabaran, dan cabaran tu bermula dari diri kita sendiri. Ubah diri sebelum mengubah orang, baiki diri sebelum baiki yang lain.
Malas memang membunuh, malas ambil tahu sekeliling pun tak boleh, malas bekerja pun tak boleh, malas menuntut ilmu pun tak boleh, malas ni kalau telusuri banyak keburukan, kejahatan yang yang terbentuk, terhasil dari kemalasan, tak kira kita siapa, level apa etc. Jadi buang sikap dan sifat malas, kita rajin-rajinkan diri, tiada siapa mampu ubah diri melainkan kita sendiri.
Xoxo,
Self-remind
Subscribe to:
Posts (Atom)
Top Social